Darah Madura - Menu lezat tak harus tercipta dari cara yang rumit. Buktinya, rujak mata sapi tercipta lantaran bagian ini kerap dibuang oleh pembuat rujak cingur. Kini, rujak mata, selain cingur sapi, jadi menu andalan warga Kabupaten Bangkalan, Madura.
Sepintas, bila mendengar nama menu ini, Anda pasti akan bertanya-tanya seperti apa bentuk dan rasanya. Sangat mudah menemui tempat makan yang menyajikan menu asli Kabupaten Bangkalan ini. Salah satu terletak Jalan KH. Muhammad Cholil, yakni Warung Kenikmatan
Sang penjual, Marinten, sudah cukup terkenal. Wanita yang sudah sembilan tahun menjadi penjual rujak mata sapi ini mempunyai banyak pelanggan, mulai dari kalangan buruh becak sampai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat.
Wanita berusia 40 tahun ini menyatakan, usahanya diawali dengan berjualan rujak cingur. Berhubung banyak saingan dan sering tidak laku, dia mencoba banting setir untuk berjualan rujak mata sapi. Ide awalnya cukup simpel, yakni hanya karena banyaknya penjual rujak cingur yang hanya mengambil cingur (hidung sapi) dan membuang mata sapi.
“Dari ide awal tersebut, kemudian saya tekuni untuk terus berjualan rujak mata sapi. Ya lumayanlah, sudah banyak yang suka,” ujar Marinten ditemui di warungnya seraya mengulek rujak.
Ditanya soal cara masak, terutama bahan dasar berupa mata sapi, Marintem menjelaskan bahwa cara mengolahnya hampir sama dengan memasak cingur, yakni direbus. Tapi, yang direbus hanya mata sapi, tidak dengan kepala.
Demikian juga dengan bumbu rujak mata sapi yang tidak jauh berbeda dengan rujak cingur. Ada beberapa bahan pokok yang diulek menjadi bumbu, antara lain kacang tanah, petis ikan, dan garam secukupnya.
Penyajiannya cukup sederhana. Bila bumbu kacang sudah siap, menu utama berupa mata sapi langsung dimasukkan, ditambah menu pelengkap seperti lontong, kecambah (toge pendek), kangkung dan ketimun. Marintem juga menambahkan buah, seperti nanas, bengkoang, dan mangga.
“Tergantung permintaan pembeli. Cuma yang pasti, mata sapi yang sudah direbus menjadi menu utama,” katanya.
Sejauh ini, Marintem mengaku tidak kesulitan menemukan bahan baku berupa mata sapi. Sebab, selain diperoleh dari para penjual rujak cingur, kepala sapi berikut mata cenderung mudah didapat di beberapa pasar yang ada. Harganya juga cukup murah.
Dalam sehari berjualan, Marintem mengaku bisa menghabiskan hingga 5kg mata sapi. Bisa dibayangkan, keuntungan menggiurkan yang diperoleh bila satu porsi dihargai Rp10 ribu, termasuk air mineral. Pelanggan setia Marintem biasanya mulai antri saat buka sekira pukul 09.00 WIB.
“Tidak hanya dari sini (Bangkalan) saja. Pelanggan saya juga ada yang dari luar (Pulau Jawa), yang biasanya saat hari libur datang ke sini,” ungkapnya.
Salah satu pelanggan asal Surabaya, Husen Al Katiri, menyatakan suka dan ketagihan makan rujak mata sapi, karena rasanya beda dengan yang lain. Dia mengaku, awalnya hanya diberitahu teman. Penasaran dengan menu tersebut, dia langsung meluncur ke Bangkalan.
“Kalau dimakan siang hari, tambah mantap. Beda dengan rujak cingur, yang rasanya seperti itu-itu saja,” ucapnya. (Mad Topek/ Bai)
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Madura. Tampilkan semua postingan
Kamis, 16 Juni 2011
Selasa, 07 Juni 2011
Sate Gurami, Menu Gurami Berbumbu Sate Madura Yang Gurih dan Lezat!
Darah Madura - Salah satu makanan khas dari Madura yang begitu dikenal adalah kuliner atau makanan berupa sate. Namun seiring perkembangan jaman serta ada nya Jembatan Suramadu, para pemilik restaurant ataupun rumah makan kni makin kreatif menciptakan menu baru berbumbu sate Madura untuk menarik minat wisatawan mampir ke lokasi kuliner mereka. Salah satu nya yang kini cukup diminati adalah sate gurami.
Seperti namanya, sate gurami memang berbahan utama ikan gurami. Dilihat dari cara bikin nya pun cukup sederhana. Ikan gurami segar terlebih dahulu dibersihkan terutama sisik yang ada pada lapisan kulit luar. Setelah cukup bersih, daging gurami tersebut dipisahkan dari tulang nya kemudian diiris kecil-kecil seperti halnya mengiris daging untuk membuat sate pada umumnya. Selanjutnya, daging gurami ini dicampur dengan racikan atau adonan bumbu terlebih dahulu sebelum akhirnya dipanggang diatas bara.
Setiap satu ekor ikan gurami besar, rata-rata menghasilkan 15 tusuk sate gurami. Yang perlu diperhatikan, daging sate gurami yang telah ditata pada tusukan sate tersebut, cukup dipanggang sebentar saja hingga dirasa cukup matang dan tidak boleh gosong.
Sebagaimana bumbu sate pada umumnya, sate gurami juga memakai bumbu kacang serta kecap. Setelah matang, sate gurami pun siap disajikan, baik dengan memakai nasi maupun lontong, sate gurami sama cocoknya disantap.
Gunawan, pemilik tempat kuliner RM Tera' Bulen yang menyajikan sate gurami tersebut mengatakan, rahasia kelezatan sate gurami terletak pada adonan bumbu yang dicampurkan dengan daging sate gurami saat hendak dipanggang.
Mau tahu harga per porsi nya? Hanya 20 ribu rupiah saja yang terdiri atas 10 tusuk sate gurami. Meski lebih mahal dari harga sate jenis lain, arasanya cukup sebanding dengan rasa gurih dan kelezatan kuliner satu ini. Hal tersebut diungkapkan Voniwati, salah seorang pelanggan tetap sate gurami. Wanita paruh baya ini biasa menyantap sate gurami beserta keluarganya yang memang sama-sama menyukai sate gurami. Menurut Vonny, sate gurami memang berbeda dengan sate pada umumnya. Selain daging lebih empuk karena dari daging ikan gurami, kenikmatan sate gurami terletak pada lezatnya rasa bumbu sate gurami yang sangat melekat pada daging satenya.
Jika anda berkesempatan datang ke Madura via Jembatan Suramadu, alangkah baiknya sejenak melepas lelah sambil menikmati sate gurami Madura ini di RM Tera' Bulen di jalan Raya Burneh, sekitar 20 menit dari Jembatan Suramadu. (Mad Topek)
Seperti namanya, sate gurami memang berbahan utama ikan gurami. Dilihat dari cara bikin nya pun cukup sederhana. Ikan gurami segar terlebih dahulu dibersihkan terutama sisik yang ada pada lapisan kulit luar. Setelah cukup bersih, daging gurami tersebut dipisahkan dari tulang nya kemudian diiris kecil-kecil seperti halnya mengiris daging untuk membuat sate pada umumnya. Selanjutnya, daging gurami ini dicampur dengan racikan atau adonan bumbu terlebih dahulu sebelum akhirnya dipanggang diatas bara.
Setiap satu ekor ikan gurami besar, rata-rata menghasilkan 15 tusuk sate gurami. Yang perlu diperhatikan, daging sate gurami yang telah ditata pada tusukan sate tersebut, cukup dipanggang sebentar saja hingga dirasa cukup matang dan tidak boleh gosong.
Sebagaimana bumbu sate pada umumnya, sate gurami juga memakai bumbu kacang serta kecap. Setelah matang, sate gurami pun siap disajikan, baik dengan memakai nasi maupun lontong, sate gurami sama cocoknya disantap.
Gunawan, pemilik tempat kuliner RM Tera' Bulen yang menyajikan sate gurami tersebut mengatakan, rahasia kelezatan sate gurami terletak pada adonan bumbu yang dicampurkan dengan daging sate gurami saat hendak dipanggang.
Mau tahu harga per porsi nya? Hanya 20 ribu rupiah saja yang terdiri atas 10 tusuk sate gurami. Meski lebih mahal dari harga sate jenis lain, arasanya cukup sebanding dengan rasa gurih dan kelezatan kuliner satu ini. Hal tersebut diungkapkan Voniwati, salah seorang pelanggan tetap sate gurami. Wanita paruh baya ini biasa menyantap sate gurami beserta keluarganya yang memang sama-sama menyukai sate gurami. Menurut Vonny, sate gurami memang berbeda dengan sate pada umumnya. Selain daging lebih empuk karena dari daging ikan gurami, kenikmatan sate gurami terletak pada lezatnya rasa bumbu sate gurami yang sangat melekat pada daging satenya.
Jika anda berkesempatan datang ke Madura via Jembatan Suramadu, alangkah baiknya sejenak melepas lelah sambil menikmati sate gurami Madura ini di RM Tera' Bulen di jalan Raya Burneh, sekitar 20 menit dari Jembatan Suramadu. (Mad Topek)
Bebek Jontor Ole Olang, Kuliner Pedas!!!
Darah Madura - Bagi anda penggemar masakan bebek, mungkin anda perlu mencoba kuliner bebek yang satu ini, Bebek Jontor Ole Olanng. Rasanya gurih namun yang pasti pedas!
Kuliner bebek Jontor di Ole Olang Resto ini, kini menjadi salah satu masakan bebek yang disukai masyarakat di Bangkalan - Madura.
Leila, si pemilik resto mengungkapkan, bebek jontor hasil racikan nya memang berbahan dasar daging bebek yang terlebih dahulu harus direbus bersama air bumbu sekitar 1 - 2 jam. Selain bertujuan menghilangkan bau, juga agar daging bebek yang dikenal alot ini menjadi empuk.
Setelah itu barulah digoreng hingga garing. Sementara itu bumbu pedas harus dipersiapkan, yakni terdiri atas sejumlah bumbu dapur serta jangan lupa, cabe rawit sebanyak 15 hingga dua puluh biji setiap porsinya. Setelah diulek halus, barulah adonan bumbu ini juga digoreng.
Kemudian bumbu yang baru selesai digoreng tersebut ditaburkan diatas dan di sela-sela daging bebek yang sudah digoreng sebelumnya. "Dijamin bagi anda pecinta masakan bebek pedas, kuliner bebek jontor ini cocok bagi anda", kata Leila berpromosi.
Satu porsi bebek jontor ini seharga 60 ribu rupiah. Mahal? tidak juga. Karena satu porsi bebek jontor tersebut bisa dinikmati 3 hingga 4 orang.
Anita, salah seorang pencinta masakan bebek mengungkapkan, rasa pedas pada bebek jontor tersebut terasa menyatu dengan rasa gurih dari daging bebek yang empuk.
Jika anda berkesempatan ke Bangkalan - Madura via jembatan Suramadu, mungkin ada baiknya anda mampir di kawasan wisata kuliner di jalan Ketengan - Burneh, Bangkalan, untuk merasakan sensasi pedas bebek jontor ole olang ini. (Mad Topek)
Kuliner bebek Jontor di Ole Olang Resto ini, kini menjadi salah satu masakan bebek yang disukai masyarakat di Bangkalan - Madura.
Leila, si pemilik resto mengungkapkan, bebek jontor hasil racikan nya memang berbahan dasar daging bebek yang terlebih dahulu harus direbus bersama air bumbu sekitar 1 - 2 jam. Selain bertujuan menghilangkan bau, juga agar daging bebek yang dikenal alot ini menjadi empuk.
Setelah itu barulah digoreng hingga garing. Sementara itu bumbu pedas harus dipersiapkan, yakni terdiri atas sejumlah bumbu dapur serta jangan lupa, cabe rawit sebanyak 15 hingga dua puluh biji setiap porsinya. Setelah diulek halus, barulah adonan bumbu ini juga digoreng.
Kemudian bumbu yang baru selesai digoreng tersebut ditaburkan diatas dan di sela-sela daging bebek yang sudah digoreng sebelumnya. "Dijamin bagi anda pecinta masakan bebek pedas, kuliner bebek jontor ini cocok bagi anda", kata Leila berpromosi.
Satu porsi bebek jontor ini seharga 60 ribu rupiah. Mahal? tidak juga. Karena satu porsi bebek jontor tersebut bisa dinikmati 3 hingga 4 orang.
Anita, salah seorang pencinta masakan bebek mengungkapkan, rasa pedas pada bebek jontor tersebut terasa menyatu dengan rasa gurih dari daging bebek yang empuk.
Jika anda berkesempatan ke Bangkalan - Madura via jembatan Suramadu, mungkin ada baiknya anda mampir di kawasan wisata kuliner di jalan Ketengan - Burneh, Bangkalan, untuk merasakan sensasi pedas bebek jontor ole olang ini. (Mad Topek)
Langganan:
Postingan (Atom)



