Tampilkan postingan dengan label telur gurame. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telur gurame. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Juni 2012

BUDIDAYA GURAME

Perawatan telur gurame

Budidaya gurame berawal dari proses perawatan telur gurame, telur yang telah diangkat dari sarang segera dibersihkan , kemudian tempatkan pada wadah (baskom, ember, atau aquarium). suhu penetasan harus stabil, untuk itu sebaiknya proses penetasan dilakukan di dalam rumah. setelah diangkat dari sarang, selang 5 hari telur akan menetas, setelah menetas biarkan selama 3 hari, kemudian diberi makan cacing sutra, selama perawatan larva, tambahkan sedikit obat biru untuk mencegah jamur yang dapat mematikan larva.


Hati-hati dalam memindahkan telur gurame dari satu tempat ke tempat lain, gunakan sendok sayur agar, pindahkan dengan tetap ada airnya, usahakan telur tidak langsung tersentuh oleh sendok/alat lain, agar tidak rusak.
Harga telur sampai pada tanggal 04 Juni 2012 saat ini Rp. 24,00/butir (harga di Mijahan, Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah).

Alasan membudidayakan gurame adalah pakannya yang murah, yaitu berupa daun talas (lumbu), meskipun pertumbuhannya lambat. umur gurame siap konsumsi kira-kira 7 sampai 8 bulan. Akan tetapi, sama dengan lele, guramepun dapat dipersingkat umur panennya, yaitu dengan memberikan pelet lebih banyak agar pertumbuhannya semakin cepat.