Tampilkan postingan dengan label ternak rangrang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ternak rangrang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 April 2013

Sarang semut rangrang buatan penghasil kroto

  

kttsaraswati.blogspot.com - Sarang adalah syarat mutlak untuk keberhasilan budidaya semut rangrang penghasil kroto. Sarang yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah sarang buatan untuk ternak atau budidaya semut rangrang penghasil kroto. Sarang ini berbeda dengan sarang sebenarnya di alam, karena ini merupakan kreasi manusia untuk mendapatkan keuntungan dengan bahan yang mudah dan murah, namun tetap akan memberikan kenyamanan kepada semut rangrang untuk tetap dapat melakukan produksi krotonya.

Sarang ini sangat berbeda dengan kondisi aslinya yang terbuat dari daun-daunan di mana semut itu tinggal. Sarang kreasi manusia ini terbuat dari bahan bekas yang sangat murah dan mudah kita dapatkan, baik di rumah kita maupun di lingkungan tempat tinggal kita. Itulah gunanya penemuan baru di bidang teknologi peternakan, yaitu memudahkan peternak dan menekan biaya produksi serendah mungkin untuk mendapatkan hasil yang setinggi-tingginya.
Barang bekas yang dapat kita gunakan sebagai sarang semut rangrang penghasil kroto ini adalah berupa botol bekas air minum mineral dan toples bekas makanan. Setiap rumah bisa dipastikan memiliki barang-barang bekas tersebut, kalaupun harus membeli dari toko, harganya juga sangat murah, karena ini adalah barang bekas. Itulah keuntungannya menggunakan barang bekas, yaitu harganya murah dan sangat terjangkau.

Cara membuat sarang dengan botol dan toples

Siapkan botol dan toples yang akan dibuat sarang. Bersihkan dari sisa-sisa makanannya. Setelah bersih, lobangi bagian bawah toples, bisa di tengah atau di pinggir dengan diameter 2 cm. Untuk melobangi, bisa kita gunakan pisau atau besi yang dipasaskan terlebih dahulu. Setelah lobang bagian bawah selesai dibuat, kemudian teruskan dengan membuat lobang sejenis pada bagian samping, tepatnya 2 cm dari mulut toples. Dua lobang tersebut sudah cukup untuk lalu lintas semut rangrang ketika akan mencari dan membawa masuk makanan untuk persediaan koloninya, selain itu, lobang tersebut juga berfungsi untuk sirkulasi udara agar sarang tidak lembab dan pengap, juga untuk mengeluarkan bau dan sisa makanan yang sudah tidak dibutuhkan oleh semut tersebut.

Penempatan sarang

Ada beberapa cara penempatan sarang, yaitu tegantung cara kita beternak. Beberapa cara yang telah terbukti berhasil dalam beternak semut rangrang penghasil kroto adalah dengan menggunakan tatakan seperti gambar di bawah ini.


Sarang sesuai gambar di atas dapat disusun rapi pada rak pemeliharaan. Rak dapat dibuat dari kayu ataupun bambu. Rak dapat dibuat bertingkat/susun untuk menghemat tempat.

Cara penempatan sarang yang kedua adalah dengan langsung meletakkan sarang (tanpa tatakan) pada rak susun/tingkat, untuk mencegah semut keluar/pindah, maka seluruh kaki rak ditempatkan pada wadah berisi air agar semut tidak bisa keluar dari areal rak pemeliharaan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini:


Demikian sedikit tentang bahan dan cara pembuatan sarang serta penemapatannya pada rak pemeliharaan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.

Rabu, 03 April 2013

Langkah Awal Ternak Kroto


KTT Saraswati Desa Tambaharjo Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah - Ternak rangrang atau kroto merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Banyak orang yang telah mengetahui akan hal ini, akan tetapi mereka masih bingung harus mulai dari mana? Baiklah pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan gambaran langkah awal beternak semut rangrang penghasil kroto. Berikut ini ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk memulai usaha budidaya semut rangrang penghasil kroto.
Bibit semut rangrang penghasil kroto dari alam

Yang pertama adalah mencari benih atau bibit langsung dari alam. Pada daerah-daerah tertentu, keberadaan sarang semut rangrang sudah sangat sulit dijumpai, termasuk di desa kami Tambaharjo, sarang semut rangrang sudah sangat sulit dijumpai, padahal satu tahun yang lalu masih sangat banyak, bahkan di samping dan di belakang rumah kami juga masih banyak. Akan tetapi, jika kita mau mencari dengan tekun dan pantang menyerah, ternyata di daerah-daerah tertentu masih banyak juga. Sebagai contoh, kemarin kami iseng-iseng mencari ke desa sebelah dan al hasil alhamdulillah kami menemukan sarang meskipun sarang baru, hal itu membuktikan bahwa alam masih mau bersahabat dengan kita.

Untuk mendapatkan bibit dari alam, memang kita harus sedikit ekstra bekerja, kita harus memanjat pohon dengan resiko terkena gigitan semut rangrang. kita harus mempersiapkan beberapa alat yang harus kita bawa ketika berburu bibit langsung dari alam. Belum lagi, tidak mudah menemukan tempat atau pekarang yang terdapat sarang semut rangrang. Namun jika kita pantang menyerah, kita pasti dapat menemukannya. Jika sudah menemukan sarang, kita harus mempersiapkan alat-alat untuk mengambilnya, yaitu berupa sabit, pisau, atau gunting taman untuk memotong ranting sarang, karung, kandi, atau wadah plastik untuk menampung sementara sarang untuk dibawa pulang. Karung ini harus kita sediakan lebih dari satu, jika kita ingin mendapatkan sarang lebih dari satu dengan lain pohon. Mengapa demikian, karena semut rangrang yang beda koloni, beda pohon, mereka akan saling serang, sehingga dapat merusak semut, bahkan dapat menimbulkan kematian.

Setelah sarang kita dapatkan dari alam, langkah selanjutnya, kita bawa pulang untuk dibersihkan dan dikeluarkan dari sarang, ini adalah proses yang lumayan sulit, karena pada proses ini, resiko tergigit rangrang sangat besar, padahal sebenarnya gigitan rangrang tidak terlalu sakit, sebentar saja sembuh, tetapi mungkin karena jumlahnya yang cukup banyak sehingga terkadang kita merasa kaget dan takut, tetapi lama-lama kita juga akan terbiasa dengan gigitan semut kroto ini, sehingga tidak merasa sakit lagi, alias kebal.

Semut kita keluarkan dari sarangnya berikut dengan krotonya dengan cara membuang satu persatu daun yang menjadi sarangnya. Setelah semut dan kroto bersih dari daun dan ranting basah semua, "maaf jadi bernyanyi" selanjutnya semut dan kroto kita masukkan ke sarang baru yang sudah kita persiapkan sebelumnya (tentang cara membuat sarang baru, silahkan lihat posting selanjutnya). Setelah semut rangrang dan kroto masuk ke sarang baru, kemudian kita tutup rapat sarang baru selama 2 hingga 3 jam agar semut beradaptasi dengan lingkungan sarang baru tersebut. Setelah 2 sampai 3 jam, kemudian tutup lobang sarang kita buka, agar semut mendapat udara segar.


Bibit Semut Rangrang Penghasil Kroto dari Membeli

Cara yang kedua ini sangatlah praktis, kita tidak akan direpotkan dengan ritual seperti pada cara di atas, kita tinggal merogoh kantong kemudian membayar dan barang kita terima dengan kondisi baik dan siap dibudidayakan. Kita hanya tinggal mempersiapkan rak untuk tempat budidayanya saja, kita tidak perlu membuang-buang waktu dan tenaga untuk mencarinya. Yang lebih penting lagi, dengan membeli bibit dari peternak lain, kita tidak ikut merusak habitat aslinya di alam. Padahal keberadaan semut rangrang di alam sangat membantu para petani dalam mengendalikan hama tanaman.

Cara yang kedua ini sangat kami anjurkan untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam kita yang kian hari kian memprihatinkan. Jika ada yang berminat, kami bersedia menyalurkan atau memberikan informasi kepada anda tentang di mana dapat memperoleh bibit semut rangrang dengan mudah dan murah. Seperti yang kami lalukan, yaitu kami membeli bibit dari Bapak Chasiat Prabowo di Godean Jogjakarta.

Demikian informasi tentang bagaimana memulai sebuah usaha budidaya semut rangrang penghasil kroto. Semoga bermanfaat, terima kasih atas kunjungan anda, Nantikan Posting selanjutnya, tentang cara pembuatan sarang baru dengan bahan yang murah dan mudah kita temukan dilingkungan rumah kita.

Senin, 01 April 2013

Alasan Memilih Ternak Kroto


KTT Saraswati Desa Tambaharjo, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen
Mengapa kita beternak semut rangrang penghasil kroto?
Itu adalah pertanyaan yang bagus. Jawaban dari pertanyaan itu sangat simpel, yaitu karena sangat menguntungkan dan menghasilkan banyak uang. Ah masa iya sih? Baiklah, mari kita kupas keuntungan dari beternak semut rangrang atau lebih dikenal dengan nama semut penghasil kroto.
Kroto adalah telur semut rangrang yang digunakan untuk pakan burung kicauan. Karena stoknya sangat langka dan akan semakin langka, maka harganyapun semakin melambung, itu sesuai dengan prinsip ekonomi, yaitu ketika permintaan banyak dan barangnya sedikit, maka harganya akan naik. Bagi mereka yang jeli membaca pasar, ini akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan

Meskipun di dunia maya sudah menjadi trend baru, budidaya kroto masih belum membudaya dan memasyarakat. Buktinya ketika kami mencoba untuk menyampaikannya di forum-forum pertemuan kelompok, mereka anggota kelompok tani masih banyak yang bingung dan tidak percaya dengan ternak kroto. Masa semut dipelihara? Sambil tertawa tidak percaya.

Dengan ketekunan dan sifat pantang menyerah, apa yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Buktinya sudah ada beberapa orang yang telah berhasil melakukan budidaya kroto, bahkan sampai menghasilkan jutaan rupiah per bulan. Sudah banyak contohnya, di Boyolali ada seorang perempuan yang telah berhasil, di Jogja Ada Pak Prabowo, di Semarang, di Pekalongan, dan masih banyak lagi di kota-kota lainnya.

Budidaya kroto tidak membutuhkan modal yang besar, karena segala sesuatunya, dari media, peralatan, dan tempat dapat kita gunakan barang bekas yang di setiap rumah pasti memilikinya. Kita bisa gunakan toples bekas tempat makanan, bahkan kita bisa gunakan bekas botol minuman air mineral yang kesemuanya bisa kita temukan di rumah kita tanpa harus membeli.

Sebagai tempat, kita bisa juga gunakan lokasi yang tidak lebar, bisa di samping rumah, di belakang rumah, atau bisa kita gunakan bagian rumah kita ruangan yang tidak terpakai. Dengan satu syarat terlindung dari air hujan. Mungkin bagi yang belum mengetahuinya akan merasa sangat sulit dan mustahil. Kembali kita ingat, bahwa sesuatu usaha itu memerlukan ketekunan jika kita ingin berhasil.

Harga kroto di pasaran fluktuatif alias naik turun, tergantung pasokan dari pencari kroto di alam, sementara persediaan kroto dari alam kian hari kian menipis, maka harga kroto juga akan semakin melambung. Harga yang dipatok oleh para pengepul yang langsung membeli kroto dari para pencari sekarang adalah Rp. 25.000 hingga Rp. 35.000 per kilo gram. Sementara harga eceran di pasar mencapai Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000 per kg, bahkan jika musim penghujan dan hari raya, harga kroto bisa mencapai Rp. 150.000 hingga Rp. 175.000 per kg.

Keadaan yang seperti itu, bagi yang menyadarinya akan menjadi sebuah peluang bisnis baru yang sangat menguntungkan. Alasan lain mengapa kita beternak rangrang adalah, mudahnya perawatan dan pakannya. Kita tidak memerlukan perawatan layaknya beternak hewan lainnya, kita hanya cukup memberi makan 3 hari sekali atau bahkan mungkin bisa seminggu sekali, sangat mudah bukan? Apa yang kita berikan sebagai pakannya? Segala jenis serangga, dari mulai jangkrik, capung, belalang, dan lain-lain, ulat, tulang bekas lauk kita, duri ikan, dan masih banyak makanan lain yang dapat kita peroleh dengan mudah dan gratis di sekitar kita.

jangan lupa, setiap makhluk hidup juga membutuhkan air untuk minum, demikian juga dengan semut rangrang, mereka juga membutuhkan minuman. Mudah saja, kita buat cairan dari gula pasir, kemudian kita tempatkan pada wadah kecil, kita letakkan di atas toples, atau di sekitar botol air mineral, selesai. Dengan sesendok atau beberapa sendok air gula saja kita tidak memberi minum lagi sampai beberapa hari sampai air gula itu habis.

Ok, bagaimana? Mudah bukan? Mengapa tidak kita coba? Bagi yang berminat, anda bisa cari teknik budidayanya di blog ini. Silahkan telusuri blog ini. Jika ada yang perlu ditanyakan, silahkan sampaikan melalui kotak komentar di bawah ini. Demikian artikel tentang alasan beternak kroto, mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya, mohon maaf atas segala kesalahan. Semoga artikel ini bermanfaat.